‘Cinta Yang Terbagi’
25 07 2010
Saya ndak tahu, kira-kira apa yang terlintas di pikiran orang yang membaca judul postingan Saya ini, ditambah lagi setelah melihat foto anak Saya yang Saya abadikan dua atau tiga bulan yang lalu (lupa), memenuhi keinginan Mandenya yang sudah tidak sabar melihat cucunya bermain dan berlari-lari di padang ilalang yang Beliau jaga keindahan dan keasriannya
. Mungkin, bagi rekan blogger yang setelah upgrade status a.k.a menikah, seringkali mendengar sebuah ‘warning’ konon katanya setelah punya momongan, cinta yang seolah begitu membara dan tiada duanya, sampai-sampai beranggapan, ketika cinta sudah menyapa, dunia serasa milik berdua yang lain ngontrak, lambat laun akan mulai memudar gregetnya karena seolah pasangan terganti oleh kehadiran buah hati. Bagi Saya pribadi, sebagai lelaki yang nggak romantis tapi manis dan susah untuk nggombal, seringkali ndak punya ‘jawaban penghiburan’ ketika Istri tercinta di telepon bertanya ‘ Ayah kangen siapa? Ntik atau Hafiy? ‘ - Sebenarnya, pertanyaan itu bisa dijawab dengan mudah dan melegakan, ya jelas kangen kamu tho Sayang (nggombal *mode on*), cuman ya itu tadi, karena saya ndak romantis plus susah nggombal Saya menjawab ngambang…’kangen kalian berdua‘, cilakanya, kadang istri nanya lagi lebih kangen mana? Untuk pertanyaan terakhir, Saya selalu menjawab..ndak bisa dibandingkan !
Bagi Saya pribadi, mereka berdua adalah paket anugrah yang ndak bisa dipisahkan, jadi ya ndak bisa dibandingkan kadar sayang Saya pada mereka. Berangkat dari cerita pembuka Saya tadi (pembuka kok dah 200 kata?
), istilah cinta terbagi dalam sebuah rumah tangga setelah kehadiran momongan, pada dasarnya secara porsi un-measurable. Kehadiran buah hati se-jakarta yogyanya semakin memperindah sebuah ikatan pernikahan.
Pun kalo, ternyata cinta yang ada benar-benar terbagi, toh terbaginya ke anak..jadi, ndak masalah dan ndak perlu dipermasalahkan, setuju? Yang jelas..biar lebih memahami (hehehe..kayak kuliah aja) apa yang Saya share dengan Anda, ayo yang masih lajang segera menikah dan yang sudah menikah tapi belum punya momongan..jangan putus asa, segala sesuatu akan datang pada waktunya, dan percayalah… saat itulah yang terbaik dalam Pandangan-NYA
. Selamat berakhir pekan…

Tentu dua-duanya dikangenin dan memang kangen dua-duanya. Antara Istri dan buah hati pa lagi masih lucu2nya.
Bersyukurlah Allah telah berikan Anugrah yang tak terkira karena masih banyak saudara-saudara kita yang tak punya sang buah hati. Hmmm gimana punya anak istri saja ga ada.
Subhanallah… indahnya permata hati anda, Sakurata. pasti bundanya juga begitu. Semoga bahagia dengan mencintai kedua-duanya kerana mereka adalah anugerah yang tak ternilai dari Ilahi.
Blog Sakurata juga sudah saya link ke blog saya. terima kasih ya kerana sudi tukaran link. Indah senang menaut silaturahmi di sini. Salam indah dari Indahkasihku.
Hafiiyyyy, mata hafiy kok kayak mande siyh?
la iya dunk, kan cucunya mande.
hmm, ayah hafiy kangen bunda dan hafiy juga. sudah pasti itu..
peluk cium buat hafiy.. Mande sekarang punya 2 kakak buat hafiy
suatu waktu mande perkenalkan ya.
cinta bunda juga ikut terbagi sekarang, sebagian besar utk cucu tersayang : Hafiy yang kian hari kian kyuut.
titip peluk cium bunda utk Hafiy,ya Mas Kura………..
salam
bunda gemezzzzz…………
gak puas2 lihat wajahnya Hafiy disini…………..
salam
Suamiku juga kadang sama. Dia suka sebel kalo aku balek kerumah, yg aku peluk duluan si kucing
@Kawanlama : Setuju, dua2nya adalah anugrah yang tak ternilai harganya

@Indahkasihku : Terimakasih
@Bundo : Iya Bundo, semoga seuatu saat ..
@Bunda : Mohon doanya ya Bunda, semoga menjadi anak yang sholeh dan mulia, seperti doa yang tersirat dalam namanya : Termuliakan Karena Kecemerlangan dan Keterpujiannya..Amiin
@Dian : Hati2..bisa2 kucingnya nanti di-ekstradisi lho mbak..
wuihh…dede nya lucu ya pak
gendut lagiii, menggemaskan
bagi sy sbg istri, gpp kok cinta terbagi utk anak (sendiri) asal bukan anak org lain ato wanita lain, hehe
klo istri dan suami cemburu ke anak yah keterlaluan toh? hehe
gak usah punya anak klo gitu
tp saia belum menikah jadi blum bisa ngerasain gmna.
Suami, istri dan anak adalah satu kesatuan yang harus dicintai dan disayangi, tidak ada istilah cemburu dong sm darah dagingnya sendiri
@ Melly : Semoga disegerakan
@ Anny : Setuju banget, dan itulah Saya